April 30, 2005

Physically Minded


I used to be physically minded, dan gwe ngga mau a second in my life gwe jadi seperti itu lagi. I hate it. And i would even curse myself kalo gwe balik menjadi orang seperti itu. It just like the lamest attitude that human being could do.

Gwe sadar kalo orang diciptakan dengan kelebihan dan kekurangannya, dan ngga satupun orang di dunia ini yang bisa nentuin bakal seperti apa ketika dia lahir. Toh kalo mereka bisa milih, pasti mereka bakal bikin list order sesuai dengan apa yang mereka mau, mau cakep lah, kaya lah, pinter lah bla bla bla.

As a human, bukankah seharusnya mereka sadar kalo itu sebuah anugerah?. It’s a gift because dengan beragam kekurangan dan kelebihan itu akhirnya mereka bisa saling mengisi, saling membutuhkan, saling berbagi dan mencintai di dunia ini. Toh, ngga ada orang cakep kalo ngga ada yang jelek :p.

Makanya gwe benci banget kalo ada orang milih temen, pacar ato apapun itu, hanya berdasarkan penampilan aja, dan gwe dah ketemu segambreng orang yang kayak gitu, i even hate it more because i used to be in that kinda attitude seperti yang gwe bilang sebelumnya. Bah! Narrow minded banget seh mereka nentuin pilihan based on the outer look only.

And it turns to be more serious matter karena mama gwe seems to be orang yang seperti itu. It makes me really sad, to face the facts that she is someone that i really loved. Gwe selalu bilang orang yang purely physically minded tuh ngga punya hati, mati rasa, narrow minded, lack of emphaty. Karena mereka lebih di fisik aja mereka bisa berbuat gitu, trus mereka ngga pernah mikir apa, kalo keadaan itu berbalik ke mereka? Mereka ngga sadar apa kalo manusia itu more than just porcelain flesh and skin?. Tapi gimana kalo yang bilang tuh mama kalian?.
Mom, should we fight again? I’m just too tired :(


- Quoting Ryan: “I can’t change where i’m from, but i can change where i’m going”

0 Comments:

Post a Comment

<< Home